Selasa, 08 November 2011

Pengertian psikologi industri dan organisasi


Pengertian psikologi industri dan organisasi
Pengertian industri mencakup juga pengertian business (perusahaan).

Psikologi industri dan organisasi merupakan hasil perkembangan dari psikologi umum, psikologi eksperimen dan psikologi khusus.

Sekarang, perilakumanusia dalam kaitan dengan kegiatan indusatri dan organisasi dipelajari untuk pengembangan teori, aturan dan prinsip psikologi baru yang berlaku umum dalam lingkup industri dan organisasi

Alat untuk mengukur perbedaan manusia juga tetap dikembangkan untuk meningkatkankecermatan dalam melaksanakan pemeriksaan psikologis untuk tujuan seleksi, penempatan, pengenalan diri, penyuluhan kejuruan dan pengembangan kariere.

Segi terapan dari psikologi industri dan organisasi menimbulkan tafsiran bahwa psikologi bermanfaat bagi manajemen, bagi pimpinan dan pemilik perusahaan dan merugikan para tenaga kerja dan konsumen.

Psikologi industri dan organisasi merupakan suatu keseluruhan pengetahuan (a body of knowledge) yang berisi fakta, aturan2 dan prinsip2 tentang perilaku manusia pada pekerjaan. Pengetahuan ini dapat disalah gunakan sehingga dapat membahayakan dan merugikan pihak-pihak yang terlibat. Penggunaan pengetahuan psikologi industri dan organisasi harus ditujukan untuk kepentingan dan kemanfaatan pihak2 yang terlibat, baik perusahaan sebagai organisasi maupun karyawannya.

Psikologi industri dan organisasi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia:
-          Dalam perannya sebagai tenaga kerja dan sebagai konsumen
-          Baik secara perorangan maupun secara kelompok, dengan maksud agar temuannya dapat diterapkan dalam industri dan organisasi untuk kepentingan dan kemanfaatanmanusianya   dan organisasinya.

A.    Psikologi industri dan organisasi sebagai ilmu
Masih menerapkan temuan2 dari psikologi pada umumnya,  psikologi dan industri pada khususnya kedalam industri dan organisasi.

B.     Psikologi industri dan organisasi mempelajari
Perilaku manusia.
Yang dimaksudkan denagn perilaku manusia ialah segala kegiatan yang dilakukan oleh manusia, baik yang secara langsung dapat diamati seperti  berjalan, melompat, menulis, duduk, berbicara dan sebagainya maupun yang tidak  dapat diamati secara langsung seperti berikir, perasaan, motivasi dan sebagainya..
Ilmu hanya menangani hingga menganalisis fakta2 yang dapat diamati, yang dapat dilihat, didengar, diraba, diukur dan dilaporkan, yang semuanya merupakan perilaku yang terbuka.
Perilaku yangtertutup disimpulkan melalui ungkapan kedalam perilaku yang terbuka.
Melalui observasi dari perilaku terbuka kita kita menafsirkan tentang erilaku yang tertutup.

C.     Perilaku manusia dipelajari dalam perannya
Sebagai tenaga kerja dan sebagai konsumen.
Manusia dipelajari dalam interaksi dengan pekerjaannya., dengan lingkungan fisik dan lingkungan psiko-sosialnya di pekerjaannya.
Sebagai tenaga kerja manusia menjadi anggota organisasi industri dan sebagai konsumen ia menjadi pengguna dari produk atau jasa dari organisasi perusahaan.

D.    Perilaku mabnuysia dipelajari secara perorangan dan secara kelompok.
Dalam organisasi ada unit kerja. Unit kerja yang besar terdiri dari unit2 kerja yanglebih kecil dan masing2 terdiri dari unit kerja yang lebih kecil lagi.
Dalam hubungan ini dipelajari bagaimana dampak satu kelompok atau unit kerja terhadap perilaku seorang tenaga kerja dan sebaliknya.
Juga dipelajari sejauh mana struktur, pola dan jenis organisasi mempengaruhi tenaga kerjanya, terhadap kelompok tenaga kerja dan terhadap seorang tenaga kerja.
Tentang konsumen dapat berbentuk, sejauh mana ada reaksi yang sama dari kelompokkonsumen dengan ciri2 tertentu terhadap iklan suatu produk.
Berdasarkan temuan dikembangkan teori aturan2 atau hukum dan prinsip2 yang dapat diterapkan kembali kedalam kegiatan2 industri dan organisasi untuk kepentingan tenaga kerja, konsumen dan organisasinya dan untuk menguji ketepatannya.. Contohnya ditemukannya data tentang perbedaan manager yang berhasil dan yang tidak.

Wawasan psikologi industri dan organisasi
Psikologi industri dan organisasi berhubungan dengan industri dan organisasi.
Semula ilmu ini dinamakan psikologi industri yang fungsi utamanya menerapkan ilmu psikologi di industri.
Dengan berkembangnya psikologi industri menjadi ilmu yang mandiri maka namanya menjadi psikologi industri dan (psikologi) organisasi.

Dengan organisasi dimaksudkan organisasi formal yang mencakup organisasi yang mencari keuntungan, memproduksi barang atau jasa, dan organisasi yang tujuan utamanya bukan mencari keuntungan.
Organisasi dapat dipandang sebagasi suatu sistim yang terbuka.

Tidak ada komentar: